Seorang Terduga Pelaku Curanmor Tertangkap Warga, Pihak Kepolisian Lakukan Penyidikan Percepat Realisasi APBD Sejak Awal Tahun, Kemendagri Turun Langsung ke Kota Sorong Ketiga kalinya Jasiman Sitorus, S.Kom., MM Terpilih kembali menjadi Ketum Sitorus Bogor Dohot Boruna Worskhop DPC AJWI, Bangun Sinergitas Dengan APWMI Dengan Memberikan Fasilitas Free Premi BPJS Bagi Peserta Pelatihan Llt Bupati Bogor Ingin Optimalkan Keberadaan Hutan Kota Pakansari Untuk Jaga Keseimbangan Ekosistem Lingkungan

Home / Polman

Kamis, 1 September 2022 - 00:05 WIB

35 Sandeq Sulbar Berlayar Menuju Ibukota Negara

POLMAN, Lomba Sandeq 2022 resmi dimulai. 28 dari 35 perahu Sandeq itu berlomba mulai dari Pantai Silopo sampai Pantai Manggar, Kalimantan Timur.

Pelepasan perahu Sandeq atau Maparonding Lopi dibuka langsung Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik di Tanjung Silopo, Polman Rabu 31 Agustus 2022. Etape pertama dimulai, dari Silopo (Polman) menuju Banggae (Majene).

“Etape pertama saya buka,” ujar Akmal disambut gemuruh ribuan penonton di Pantai Silopo, Rabu 31 Agustus.

BACA JUGA  POLRES BOGOR KERJASAMA DENGAN SEMUA SUPORTER SEPAKBOLA LIGA 1 UNTUK MENJADIKAN BOGOR AMAN DAN KONDUSIF PELAKS LIGA 1

Dalam kesempatan yang sama, Akmal mengucapkan terima kasih kepada para sponsor kegiatan. Baik dari pemerintah kabupaten yang ada di Sulbar maupun pihak swasta dan perseorangan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat melestarikan maha karya maritim kita ini,” ujarnya.

Acara pelepasan Passandeq dimulai dengan ritual Mapparondong Lopi. Tak lupa pula, Akmal mengajak seluruh masyarakat, mendoakan para Passandeq agar tiba dengan selamat di tujuan.

Ketua Panitia Lokal Festival Sandeq Ridwan Alimuddin menyatakan bahwa dari 35 Sandeq hanya 28 sandeq yang berlomba untuk kecepatan. Sisanya 7 sandeq berlomba untuk aspek originalitas Sandeq.

BACA JUGA  Rayakan HUT Brimob Ke-77, Kapolri Semoga Sukses Mengamankan KTT G20

“Untuk 7 Sandeq itu, kita nilai perahu mana yang paling bisa menonjolkan ke-kunoan-nya (tradisional). Makanya banyak perlengkapan dan peralatan jadul yang dibawa para Passandeq. Tujuannya supaya masyarakat bisa tahu, kalau Sandeq jaman dulu itu begini. Ini edukasi juga masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Festival Sandeq juga menggelar ritual Mangisi Walasuji dan Pelepasan 1.000 lampion pada Selasa malam 30 Agustus sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan Festival yang mengusung tema “Indonesia Mendukung IKN tersebut.

BACA JUGA  DPRD Kota Bogor Gelar Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Presiden Jelang Hari Kemerdekaan

Adapun rute Festival Sandeq kali ini dimulai dari Tanjung Silopo – Pantai Banggae – Pantai Palipi – Pantai Deking dan Pantai Manakarra. Kemudian dilanjutkan dengan rute menuju Pulau Ambo dan Pulau Salissingann (Mamuju) hingga finish di Pantai Manggar Kalimantan Timur, pada 9 September 2022 mendatang. (Red)

Share :