Polsek Cibinong Bergerak Cepat Bubarkan Gerombolan Pelajar Bawa Sajam Hadiri Diskusi Publik Pekan HAM Kota Bogor, JM Ajak Partisipasi Masyarakat Jalankan Perda Perlindungan Disabilitas Peduli Korban Cianjur, DPRD Kota Bogor Salurkan Bantuan Melalui PWI dan Gerakan Anak Negeri Bertemu Pimpinan Parlemen Qatar, Puan Dorong Peningkatan Investasi di RI Presiden Jokowi Pastikan Pembangunan Rumah Warga Relokasi Gempa Cianjur Dimulai

Home / Sukabumi

Kamis, 3 November 2022 - 17:25 WIB

Aksi Dugaan Pemukulan Terhadap Ojol, Ruslan Raya (Dewan Penasehat Renus) Himbau Renus Seperti Ini!

SUKABUMI, MGA – Aksi pemukulan yang dilakukan oleh seorang petugas satuan pengamanan atau satpam terhadap driver ojek online viral di jagat maya, pada Rabu 2 November 2022.

Dari informasi yang beredar luas, korban dipukul oleh satpam tersebut menggunakan double stick dan terkena di bagian kepala hingga alami pendarahan.

Sejumlah sopir ojek online (ojol) pun langsung menggeruduk sebuah kantor di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu 2 November 2022 sekitar pukul 10.45 WIB.

Hal itu untuk mencari pelaku pemukulan lantaran tak terima mengetahui rekannya mendapat tindakan kekerasan.

BACA JUGA  Gelar Komsos, Babinsa Berikan Solusi Terhadap Peternak Ikan Nila

Kekisruhan pun sempat terjadi, hingga akhirnya Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Agung Permana bersama jajaran turun langsung dan mengamankan pelaku.

Agung mengatakan, pelaku yang sempat berselisih paham dengan satpam sebuah gedung telah diamankan.

“Kalau sudah diserahkan kepada polsek, percayakan kepada kami. Semua sudah diselesaikan menurut jalurnya,” ujar Agung.

Agung menyebutkan, korban saat ini sudah berada di rumah sakit untuk dirawat dan menjalani visum. Korban pun akan diarahkan untuk membuat laporan polisi.

BACA JUGA  Rakor Panitia Festival Bantarjati 2022

Ia meminta para sopir ojol membubarkan diri dan tak membuat kegaduhan.

Menanggapi insiden tersebut, Dewan Penasihat komunitas Relawan Ojol Nusantara (Renus) Ruslan Raya sekaligus ketua umum Mata Sosial pun angkat bicara.

Dia mengimbau kepada rekan-rekan Ojol di seluruh Nusantara untuk tetap mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian atas adanya insiden tersebut.

“Semoga rekan-rekan Renus bisa menahan diri agar tidak terpancing, kita bantu kawan kita dan kawal semuanya, tetap jaga kondusifitas,” ujarnya saat dihubungi Hallo Sukabumi via WhatsApp, 2 November 2022.

BACA JUGA  Kemendagri dan Tim Pembina Samsat Nasional Kaji Penghapusan Pajak Progresif Kendaraan Bermotor dan BBN2

“Saya percaya rekan-rekan di Renus melakukan yang terbaik buat semuanya, salam mata sosial Yuk Peduli dan Berbagi serta mari kita belajar manfaat. Sekali lagi kordinasinkan semuanya dengan bang Ray Renus atau Abang Ketum Gery untuk Renus,” lanjutnya.

Di samping itu, Ruslan juga menyampaikan bahwa keluarga besar Ojol ini diibaratkan seperti lebah, di mana satu tersakiti maka semua tersakiti, namun tetap memberikan yang terbaik yaitu madu.(red)

Share :