DPR Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Puan: Bagian Komitmen Selamatkan Bumi Sat Reskrim Polres Bogor Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang Berkedok Yayasan Puan Harap Anggota BPK Terpilih Perkuat Pencegahan Kerugian Keuangan Negara H.Irvan Eka Mulyana Rayakan Ulang Tahun Untuk Putri Tercinta Umat Islam Penuhi Lapangan Tegar Beriman Saat Gelaran Tabliqh Akbar Malam Cinta Rasul Menyambut Maulid Rasul

Home / Jakarta

Senin, 8 Agustus 2022 - 17:40 WIB

BURUH KEMBALI TURUN KE JALAN,MENUNTUT CABUT OMNIBUS LAW

Jakarta, Merupakan hari ketiga pelaksanaan long march para buruh yang tergabung dalam Aliansi Aksi Sejuta Buruh yang merupakan rangkaian dari Aksi Demonstrasi Aliansi Aksi Sejuta Buruh yang puncak Aksi pada tanggal 10 Agustus 2022 di Gedung DPR RI Jakarta.
Pagi-pagi buta,beberapa persiapan sudah dilakukan oleh pengurus DPP FSPRI (Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Rakyat Indonesia) untuk ikut andil dalam aksi long march hari ini.
“Seperti yang sudah kita jalankan sabtu dan minggu kemarin,kita hari ini juga akan kita laksanakan lagi dukungan kita yaitu dengan ikut aksi longmarch Aliansi Aksi Sejuta Buruh hari ketiga ini ” ujar Fajar Nugroho selaku Ketua Bidang DPP FSPRI dalam pertemuan pada pemberangkatan tim dari SPAWP – FSPRI.

BACA JUGA  Dr. Rieke Diah Pitaloka Tirtosudiro, M Hum Menduga Adanya Ketidak Transparan BPP BBM Dan Alokasi APBN Untuk Subsidi Energi

Derap langkah kaki para peserta long march hari ini diiringi dengan terik matahari siang yang terasa menyengat tubuh dan juga iringan semangat dari mobil komando (sebut : mokom) yang terus menyemangati seluruh peserta aksi.
“Masih terus semangat kawan-kawan ??,kita niatkan bahwa kita hari ini dan hari mendatang adalah untuk aksi mencabut Undang-undang omnibis law yang menyengsarakan buruh dan rakyat Indonesia” teriakan orator aksi dari atas mobil komando.
Seperti yang sudah disepakati oleh aliansi aksi sejuta buruh,yakni diadakan aksi long march dari gedung sate Bandung menuju Gedung DPR RI Jakarta dimulai dari sabtu,6 Agustus 2022 sampai puncak aksi pada rabu 10 Agustus 2022,yang di koordinasi oleh Jumhur Hidayat.
“Aksi hari ini merupakan salah satu rangkaian aksi kita yaitu long march dari Gedung sate Bandung menuju gedung DPR RI Jakarta,saya sangat terharu bahwa masih ada kawan-kawan yang masih semangat untuk berjuang dalam aksi mencabut omnibus law.” Ucap Jumhur H. Selaku koordinator Aliansi Aksi Sejuta Buruh ditemui kontributor AJWI di sela-sela waktu istirahat siang.
“Aksi kita kali ini,murni untuk menuntut ke pemerintah atau DPR RI agar mencabut Undang-undang Omnibus law,tidak ada kepentingan apapun selain itu,apalagi ini ada kabar bahwa aksi ini adalah ditunggangi oleh kepentingan politik,saya tegaskan tidak ada kepentingan apapun kecuali menuntut dicabutnya Omnibus law” tegas beliau sambil duduk santai istirahat di sebuah masjid di jalan lintas ‘pantura’.

BACA JUGA  DPR Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Puan: Bagian Komitmen Selamatkan Bumi

Disisi lain kami mewawancarai Agus Joko santoso,tentang bahayanya Undang-undang Omnibuslaw bagi generasi muda kita.
” undang-undang omnibus law itu sangat merugikan kaum pekerja khususnya,dari status pekerja yang besar kemungkinan tidak akan ada yang menjadi pekerja tetap sampai ancaman tentang besarnya kemungkinan ‘melegalkan’ adanya praktek karyawan magang,yaitu pekerja yang upahnya hanya sebatas uang makan dan uang transport saja” tegas Agus Joko Santoso selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Rakyat Indonesia Jawa Barat.

BACA JUGA  Puan: RUU Perlindungan Data Pribadi Disahkan Besok

Dengan alasan menarik investor atau investasi dari luar negeri,pemerintah telah tega menerbitkan Undang-undang Omnibus law yang nantinya akan menyengsarakan buruh dan rakyat Indonesia.
Tugas kita sekarang adalah menuntut agar Omnibus law dicabut.

Hidup buruh…
Hidup tani…
Hidup rakyat….

Penulis : Pion kbm

Share :

Baca Juga

Jakarta

Selalu terlambat pembagian Profit Sharing, Pengelola Hotel Le Eminence Ciloto digugat PKPU

Jakarta

Pemerintah Daerah Dukung Film “Holy Prostitution” Sosialisasikan Anti Trafficking  

Jakarta

Dr. Rieke Diah Pitaloka Tirtosudiro, M Hum Menduga Adanya Ketidak Transparan BPP BBM Dan Alokasi APBN Untuk Subsidi Energi

Jakarta

ALUMNI GMKI DIHARAPKAN AKTIF DALAM PEMBANGUNAN

Jakarta

BPI KPNPA Ri Minta Kapolri Tunjukkan Sikap Tegas “Jargon Presisi ” Untuk Libas Habis Perjudian Dan Narkoba

Jakarta

Terkait KRI Dewaruci, KSAL Apresiasi Peran Megawati

Jakarta

Indonesia Juara Umum ASEAN Para Games 2022, Puan: Terima Kasih Pahlawan Olahraga

Jakarta

DPR Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Puan: Bagian Komitmen Selamatkan Bumi