Polsek Cibinong Bergerak Cepat Bubarkan Gerombolan Pelajar Bawa Sajam Hadiri Diskusi Publik Pekan HAM Kota Bogor, JM Ajak Partisipasi Masyarakat Jalankan Perda Perlindungan Disabilitas Peduli Korban Cianjur, DPRD Kota Bogor Salurkan Bantuan Melalui PWI dan Gerakan Anak Negeri Bertemu Pimpinan Parlemen Qatar, Puan Dorong Peningkatan Investasi di RI Presiden Jokowi Pastikan Pembangunan Rumah Warga Relokasi Gempa Cianjur Dimulai

Home / Bogor

Kamis, 6 Oktober 2022 - 01:22 WIB

Beredar Opini Tersangka TPPO Ayah Sejuta Anak Tak Merasa Bersalah Atas Perbuatannya, Kasat Reskrim Polres Bogor Angkat Bicara

Bogor, MGA – Beredar opini pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berbalut yayasan sejuta anak yakni SH (32) yang di ungkap Sat Reskrim Polres Bogor merasa dirinya tidak bersalah setelah di tetapkan sebagai tersangka, terkait hal tersebut kasat Reskrim polres Bogor angkat bicara.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo Tarigan mengatakan bahwa opini yang beredar bahwa tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang mengatakan bahwa dirinya tidak merasa bersalah tidaklah benar.

BACA JUGA  TINGKATKAN KESADARAN HUKUM PRAJURIT, KODIM 1709/YAWA TERIMA PENYULUHAN HUKUM DARI KUMDAM XVII/CENDERAWASIH

Bahwa dari penyidikan terhadap tersangka SH ini dirinya mengakui perbuatannya salah, yang mana tindakan pelaku ini tidak dibenarkan karena hal tersebut merupakan perbuatan melanggar hukum, seperti adanya praktik adopsi ilegal, pengangkatan anak tanpa adanya assessment dari dinas sosial dan tanpa penetapan pengadilan ialah melanggar Peraturan Pemerintah No. 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak, dan pelanggaran lain terkait izin yayasan dan lembaga kesejahteraan sosial.

BACA JUGA  Meriahkan HUT RI Ke-77, Kecamatan Bojonggede & Tajurhalang Gelar Turnamen Sepak Bola

Ditambah lagi sebelum pengangkatan anak tersangka ini telah mematok harga sebesar 15 juta rupiah untuk orang tua yang ingin mengadopsi dengan alasan sebagai pengganti biaya persalinan, yang mana faktanya biaya persalinan tersebut telah di tanggung sepenuhnya oleh BPJS.

Jadi Kami pastikan opini yang berkembang ini tidaklah benar, dalam penanganan kasus ini kami bekerja secara Objektif berdasarkan fakta-fakta perbuatan dan alat bukti, serta penetapan tersangka SH ini pun dalam penyidikan yang kita lakukan sudah memenuhi unsur yang terdapat pada Pasal 83 Jo 76F UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 2 UU No. 21 Tahun 2007 tentang TPPO, Tutup Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo Tarigan.(red/humas polres Bogor)

BACA JUGA  Dua Orang Pelaku Curanmor Dengan Senjata Tajam di Ungkap Sat Reskrim Polres Bogor

Share :

Baca Juga

Bogor

Bakti Sosial Menyambut HUT Humas Polri Ke 71, di Gelar Polres Bogor

Bogor

Hakim Praperadilan menolak seluruh permohonan Suhendra Ayah Sejuta Anak, Kementrian PPPA apresiasi kinerja Sat Reskrim Polres Bogor

Bogor

Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Polres Bogor Gelar Penyelidikan

Bogor

Sudah Ada Larang Gunakan Jeriken,SPBU 34-16921 Justru Melayani Pengisian BBM Subsidi Menggunakan 2 Mobil Pick up

Bogor

Program Samisade Desa Dramaga Di Alokasikan Ke Wilayah Kampung Setu Leutik Rt 02,Rt 03 Rw 06 Desa Dramaga Kecamatan Dramaga

Bogor

Pencarian Memasuki Hari Ke 4, Korban Hanyut Curug Cikembar Belum di Temukan

Bogor

Polres Bogor Amankan Pelaku Pengerusakan Tembok Pembatas Gereja HKBP Cibinong

Bogor

Pimpinan GBP KAM Pastikan Rudolf Sudah Tidak Aktif Berikan Pelayanan Sejak Tiga Bulan Lalu