Sat Reskrim Polres Bogor Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang Berkedok Yayasan Puan Harap Anggota BPK Terpilih Perkuat Pencegahan Kerugian Keuangan Negara H.Irvan Eka Mulyana Rayakan Ulang Tahun Untuk Putri Tercinta Umat Islam Penuhi Lapangan Tegar Beriman Saat Gelaran Tabliqh Akbar Malam Cinta Rasul Menyambut Maulid Rasul Perlu di Pertanyakan Kwalitasnya? Belum Selesai Dibangun, Ruas Betonisasi Jalan Karadenan – Pomad Sudah Retak dan Patah?

Home / Pasuruan

Minggu, 28 Agustus 2022 - 22:41 WIB

Launching ADM di Kota Pasuruan, Dirjen Zudan Ajak ASN Bangun Branding dan Marketing Daerahnya

Pasuruan – Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengajak ASN agar sigap merespons perubahan yang nyata di depan mata.

“Kami mengajak semua ASN untuk mengubah cara berpikir, bekerja dengan cara-cara baru,” ujarnya saat Launching Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dan Sosialisasi Pemanfaatan Data Kependudukan Bagi Organisasi Pemerintah Daerah di Kota Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (27/8/2022).

Zudan berharap melalui momentum launching ADM tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan Dukcapil di Kota Pasuruan.

Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional ini pun menuturkan, sebagai wujud merespons perubahan Dukcapil bertransformasi dari layanan tatap muka secara fisik menuju e-KYC atau electronic know your customer.

BACA JUGA  Terapkan Identitas Digital, Negara Bisa Hemat Rp 50-100 Miliar per Tahun

“Dengan e-KYC itu kita mengenali pelanggan secara elektronik melibatkan sistem sehingga proses tersebut dapat dilakukan dengan mudah tanpa melibatkan kontak fisik,” kata Dirjen Dukcapil.

Lebih lanjut, Dirjen Zudan menyampaikan, para ASN di Kota Pasuruan harus mampu membangun daerah dengan cara membangun branding dan marketing.

“Viralkan tempat-tempat wisata dan produk produk daerah Kota Pasuruan agar dapat lebih dikenal sehingga akan menarik wisatawan dan akan mengangkat sektor-sektor lain,” pesannya.

Menurutnya, itu pula yang dilakukan Ditjen Dukcapil yakni membangun branding agar dapat lebih dikenal masyarakat. “Hal ini sebagai bentuk tranformasi agar dapat membahagiakan masyarakat.”

BACA JUGA  Terapkan Identitas Digital, Negara Bisa Hemat Rp 50-100 Miliar per Tahun

Di bagian lain, Zudan mengimbau Kadis Dukcapil Kota Pasuruan untuk meningkatkan kepemilikan identitas digital.

“Dimulai dari mendorong PNS untuk memiliki identitas digital selanjutnya dapat ditawarkan kepada masyarakat untuk mengurus identitas kependudukan,” kata Dirjen Zudan.

Terakhir Zudan menekankan, Dukcapil di setiap kabupaten/kota harus melakukan survei kepuasan masyarakat.

“Hal ini bertujuan untuk melihat dan mengevaluasi kualitas pelayanan Dukcapil terhadap masyarakat,” kata Dirjen Zudan Arif Fakrulloh.

Di tempat yang sama, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menyatakan ikut merasa bangga layanan Dukcapil sudah banyak menggunakan teknologi dengan banyak inovasi.

BACA JUGA  Terapkan Identitas Digital, Negara Bisa Hemat Rp 50-100 Miliar per Tahun

“Salah satunya mesin ADM ini memudahkan masyarakat mencetak dokumen kependudukan kapan saja tanpa harus mengantre di kantor Dinas Dukcapil,” kata Gus Ipul panggilan akrabnya.

Gus Ipul juga berterima kasih kepada Kadis Dukcapil Kota Pasuruan Siti Mariyam, yang dinilainya dapat menerjemahkan dengan baik berbagai kebijakan dan program Ditjen Dukcapil Kemendagri di pusat sampai di tingkat daerah, yakni Kota Pasuruan.

“Saya juga merasa terharu dalam kesempatan pertama Kota Pasuruan mendapat bantuan mesin ADM dari Kemendagri,” kata Gus Ipul. Dukcapil (red)

Share :

Baca Juga

Pasuruan

Terapkan Identitas Digital, Negara Bisa Hemat Rp 50-100 Miliar per Tahun