Polsek Cibinong Bergerak Cepat Bubarkan Gerombolan Pelajar Bawa Sajam Hadiri Diskusi Publik Pekan HAM Kota Bogor, JM Ajak Partisipasi Masyarakat Jalankan Perda Perlindungan Disabilitas Peduli Korban Cianjur, DPRD Kota Bogor Salurkan Bantuan Melalui PWI dan Gerakan Anak Negeri Bertemu Pimpinan Parlemen Qatar, Puan Dorong Peningkatan Investasi di RI Presiden Jokowi Pastikan Pembangunan Rumah Warga Relokasi Gempa Cianjur Dimulai

Home / Jakarta

Sabtu, 12 November 2022 - 20:13 WIB

IGW Minta Jaksa Agung Segera Bongkar Kasus Korupsi Proyek Bermasalah Telkom Capai 264,9 Miliar

Jakarta, (MGA)– Dr .S .Winangun SH .MH selaku Ketua Umum Indonesia Goverment Watch ( IGW ) dalam kesempatan wawancara dengan awak media meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin segera bonkar dan tindak lanjuti adanya dugaan kasus Korupsi di PT .Telkom bernilai milyaran rupiah yang merugikan keuangan negara. Sabtu (12/11/2022)

DR.S.Winangun juga menegaskan bahwa kasus dugaan Korupsi berjamaan di PT Telkom selaku Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara harus segera di usut Kejaksaan agar semua kasus korupsi yang terjadi di anak perusahaan BUMN bisa terselesaikan Kejaksaan sehingga akan mengurangi adanya kerugian keuangan negara

Apalagi sudah banyak elemen masyarakat yang melaporkan adanya kasus Korupsi di PT Telkom kepada Kejaksaan dan ini harus segera disikapi Kejaksaan dengan menindaklanjuti mengusut dan menuntaskan kasus korupsi di PT Telkom

BACA JUGA  Purnomo Yusgiantoro Sebut Ajaran Soekarno Sangat Relevan Saat Ini dan di Masa Depan

Apalagi sesuai dengan laporan dari Indonesian Economic Study Center (ICON) merilis data kerugian yang dialami PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk. senilai Rp. 264,9 miliar. Menurut keterangan ICON data tersebut didapat dari hasil investigasi dan sumber yang terpercaya.

“Dari hasil analisis yang kami lakukan terdapat banyak sekali proyek yang ada di dalam PT. Telkom yang bermasalah dan melanggar peraturan menteri BUMN dan perundang-undangan dari beberapa proyek”, ungkap Syahroni selaku koordinator divisi riset dan analisis ICON melalui rilis tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (11/11/2022).

BACA JUGA  Sandiaga Uno yakin Asperda mampu melewati rintangan keterpurukan Pasca Pandemi Covid 19

Syahroni menyampaikan bahwa ini adalah persoalan yang serius di lingkungan BUMN kita, jika ada kerugian yang fantastis seperti ini artinya PT. Telkom tidak mengelola perusahaannya secara akuntable dan jauh dari good corporate governance.

“Kami menemukan data beberapa proyek bermasalah dan merugikan Negara di PT. Telkom”, tegasnya.

Lanjut syahroni, Proyek tersebut diantaranya, pengadaan hadiah pemenang undian program indiHome kemerdekaan, pekerjaan building management untuk gedung teknik telkomsel TTC soekarno hatta bandung, pekerjaan alih daya pada PT. Telekomunikasi Selular, pengelolaan dan pemeliharaan gedung GMP Jakarta dan tenant area di kawasan Telkom hub tahun 2019, pengadaan OSASE , proyek PT infrastruktur Telekomunikasi Indonesia, investasi pengadaan dan pemasangan kabel fiber optik.

BACA JUGA  Luncurkan Buku Suara Kebangsaan, Hasto Sajikan Substansi Berat dengan Bahasa Kerakyatan

Lebih lanjut syahroni meminta temuan ini harus ditindak lanjuti oleh aparat penegak hukum (APH).

 “Kami siap mengawal kasus ini dan akan menyerahkan temuan ke Kejaksaan Agung agar dapat diproses dan para pelaku yang menyebabkan kerugian dikenakan sanksi hukum”, pungkasnya.

IGW segera menindaklanjuti adanya aduan masyarakat dengan pullbaket data dan menyerahkan hasil data data terkait dengan adanya kasus korupsi di PT Telkom untuk bisa diusut dan mendapat tindak lanjut dari Jaksa Agung. Tutup S.Winangun

Share :

Baca Juga

Jakarta

ALUMNI GMKI DIHARAPKAN AKTIF DALAM PEMBANGUNAN

Jakarta

Puan Minta Evaluasi Sistem Belajar di Ponpes Agar Tak Terulang Kasus Kekerasan

Jakarta

Komisi I DPR Setujui Laksamana Yudo Margono jadi Panglima TNI

Jakarta

Puan: RUU Perlindungan Data Pribadi Disahkan Besok

Jakarta

Puan Harap Anggota BPK Terpilih Perkuat Pencegahan Kerugian Keuangan Negara

Jakarta

Pewarna Indonesia Gandeng Lembaga – Lembaga Kristen menggelar Seminar

Jakarta

Paham Ekstremisme Masih Incar Anak Muda, Narasi Toleransi Harus Diperkuat

Jakarta

Dirjen Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni, Terima Audensi Gubernur Se-Sulawesi Bahas Keuangan Daerah dan Pembangunan Regional