Bendum Nasdem : Tak Mungkin Plate Sendiri Dugaan Korupsi BTS Harus Dibongkar Percasi Kab. Bogor Siap Jadi Tuan Rumah Kejurda 2023 PPP Kab. Bogor Usung Bacaleg Milenial pada Pileg 2024 Kadis DLH : Pemkab Bogor Belum Miliki TPA Sampah Calon Pemimpin Harus Tawarkan Ide, Konsep dan Gagasan

Home / Jakarta

Kamis, 28 Juli 2022 - 14:48 WIB

Ketua Umum BPI KPNPA RI Minta Polri Kedepankan Transparansi Penyidikan Dan Profesionalisme

JAKARTA, Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara ( BPI KPNPA RI ) Tubagus Rahmad Sukendar menyikapi penyelesaian kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat di rumah Irjen Ferdy Sambo merupakan tantangan berat bagi Polri dalam menjaga citra nya yang semakin menurun akibat lambatnya dalam penuntasan kasus tewasnya Brigadir J, 27/07/2022

Apalagi bola liar semakin panas bergulir di masyarakat dan ini ujian bagi Polri dalam segera untuk menuntaskan dengan cepat agar kasus nya tersebut menjadi semakin terang benderang , sehingga Polri tidak lagi mendapat hujatan masyarakat.

BACA JUGA  Gelar Rapat Perdana, Komisi IV Susun Program Kerja Untuk Sektor Pendidikan

Kapolri sudah membentuk ” Tim Khusus Internal Polri ” dalam mengungkap kasus polisi tembak polisi di rumah Irjen Ferdy Sambo ,semuanya ini harus bisa dihadirkan dengan benar dan transparan agar bisa menyelamatkan marwah institusi Polri dari hujatan masyarakat

Kang Tb Sukendar juga menambahkan terkait dengan kasus tewasnya Brigadir J yang disebut ditembak oleh Bharada E sudah menjadi perhatian masyarakat luas karena terjadi di rumah petinggi Polri dan ini semua harus bisa dapat diungkap dengan cepat serta tidak ada lagi rekayasa

BACA JUGA  Sekum PGI Mengajak Umat Kristen Mengembangkan Visi Kebangsaan Melawan Narasi Polisasi Identitas di Tahun Politik 2024

Apalagi, banyak kejanggalan yang ditampilkan oleh pihak Polri. Di antaranya, ditutup rapatnya kasus selama tiga hari sejak Jumat 8 Juli 2022 hingga Senin 11 Juli 2022. Lalu, hilangnya HP Yosua dan rusaknya CCTV di lokasi menjadi pertanyaan seluruh pihak.

“Oleh karena itu, setiap anggota tim harus mempertanggung jawabkan sumpahnya selaku bhayangkara negara untuk benar-benar konsisten dalam menegakkan hukum sesuai fakta sebenarnya,” ungkapnya

Ia mengingatkan bahwa Presiden Jokowi setidaknya sudah tiga kali mengingatkan kepada Kapolri bahwa kasus itu jangan ditutup-tutupi, diproses hukum dan terbuka.

BACA JUGA  Pemantau Keuangan Negara Nilai Oknum Komisi Informasi Bersikap Arogansi

“Menurut BPI KPNPA RI ” seluruh Anggota Polri Harus Dapat Menjaga marwah institusi Serta dapat menjaga kepercayaan publik dan ini semua harus dilakukan secara benar dan transparan oleh para senior-senior anggota Polri.

Utamanya, yang masuk didalam jajaran Tim Khusus Internal bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” harus bisa menghadirkan kejadian yang sebenar nya dan tidak ada direkayasa maka kepercayaan publik akan kembali tumbuh terhadap Polri , ini yang ditunggu dan di nantikan publik . Tutur Kang Tb Sukendar (BPI Bogor)

Share :

Baca Juga

Jakarta

Presiden Jokowi Lantik Yudo Margono sebagai Panglima TNI

Jakarta

Terkait KRI Dewaruci, KSAL Apresiasi Peran Megawati

Jakarta

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bantu Puskesmas Layanani Posyandu Balita

Jakarta

Menanti Putusan MK Kembalikan Hak Regulator Kepada Organisasi Pers

Jakarta

BPI KPNPA RI Minta Polisi Brengsek Mencoreng Marwah Polri Segera Saja Lengser Karena Masih Banyak Anggota Polisi Baik Yang Akan Menaikkan Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Polri

Jakarta

BPI KPNPA RI Sudah Waktu Nya Kapolri Tindak Lanjuti Pengakuan Ismail Bolong yang Mengaku Setor Rp 6 Miliar ke Petinggi Polri

Jakarta

Sekjen Setya Kita Pancasila Menilai Brigjen Pol. Purn Budi Setiawan Paling Layak Menjadi Ketua Koni Jawa Barat

Jakarta

BPI KPNPA RI Minta Polri Kembali Menjiwai Tribrata Catur Prasetya Agar Marwah Tribrata Bersinar Kembali