Seorang Terduga Pelaku Curanmor Tertangkap Warga, Pihak Kepolisian Lakukan Penyidikan Percepat Realisasi APBD Sejak Awal Tahun, Kemendagri Turun Langsung ke Kota Sorong Ketiga kalinya Jasiman Sitorus, S.Kom., MM Terpilih kembali menjadi Ketum Sitorus Bogor Dohot Boruna Worskhop DPC AJWI, Bangun Sinergitas Dengan APWMI Dengan Memberikan Fasilitas Free Premi BPJS Bagi Peserta Pelatihan Llt Bupati Bogor Ingin Optimalkan Keberadaan Hutan Kota Pakansari Untuk Jaga Keseimbangan Ekosistem Lingkungan

Home / Bogor

Kamis, 1 Desember 2022 - 15:19 WIB

Konsultan Pengawas dan Penyedia Jasa Diduga Abaikan APD Para Pekerjanya

CIBINONG, (MGA) – Pelaksanaan proyek pembangunan gedung DPMPTSP di jalan Tegar Beriman Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor yang sudah berlangsung hampir (3) tiga bulan lamanya, dan waktu pelaksanaan selama 230 hari kalender yang dilaksanakan oleh PT. TRI ARTA ADIKARA dan Konsultan Pengawas MANGGALA KARYA BABGUN SARANA, dengan total anggaran Rp 24.759.184.830.75.

Namun dari pantauan media delikperkara, dilokasi proyek tersebut di temukan masih banyak  pekerja/buruh proyek pada saat melakukan kegiatan pekerjaan  tidak di lengkapi Alat Pelindung Diri (APD), mengingat kegiatan pekerjaan tersebut sudah berlangsung cukup lama, sangat di sayangkan pihak pihak terkait baik dari Dinas sebagai Kuasa Pengguna Anggaran dan Konsultan pengawas maupun Penyedia jasa, terlihat mengabaikan keselamatan tenaga kerja.

BACA JUGA  Polsek Dramaga Polres Bogor Amankan Seorang Pelaku Pengedar Narkotika

Padahal di ketahui di dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Per.08/Men/VII/2010 sudah dijelaskan tentang Alat Pelindung Diri yang mana pengusaha wajib untuk menyediakan APD sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pekerjanya, namun masih saja ada para penyedia jasa yang mengindahkan aturan tersebut.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Kunjungi Solo Technopark

Saat di temui salah satu pekerja dan security proyek, mengatakan kepada awak media bahwa Konsultan Pengawas sedang tidak ada dilokasi proyek, sehingga delikperkara belum bisa mendapatkan klarifikasi terkait atas masalah APD tersebut, yang dianggap ada unsur pembiaran atau sama sekali tidak ada upaya dalam menjaga keamanan/safety bagi para pekerja.

” Pengawas dan Pelaksana nya tidak ada bang, biasanya pak Yono tetapi lagi di Rumah sakit karena anaknya di rawat, ” pungkas security proyek kepada awak media, Rabu ( 30/11/2022 ).

BACA JUGA  UNIT REKSRIM POKSEK CIAWI AMANKAN 2 ORANG PELAKU PENIPUAN

Terkait permasalahan diatas, untuk itu di minta kepada Inspektorat kabupaten bogor sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk melakukan peneguran kepada Kepala Dinas PMPTSP dan sanksi administri kepada Penyedia Jasa yang dianggap tidak mematuhi aturan Menteri Tenaga Kerja Transmigrasi No. Per.08/Men/VII/2010.(Tim Investigasi)

Share :

Baca Juga

Bogor

Polres Bogor Kerahkan 1.109 Personil Dalam Pengamanan Natal dan Malam Tahun Baru

Bogor

Jelang HUT Kemerdekaan RI Ke-77, 40 Napiter Nyatakan Ikrar Setia Kepada NKRI

Bogor

Konsleting Listrik Hanguskan 2 Unit Rumah di Tenjo Kabupaten Bogor

Bogor

Ketua Katar Caringin Bantah Mendapat Fee Proyek Pembangunan Kantor Kecamatan

Bogor

Polsek Cibinong Pastikan Adanya Aksi Penculikan Tidaklah Benar

Bogor

Viral Sekelompok Remaja Konvoi kendaraan Sambil Acungkan Sajam, Polsek Parung Polres Bogor Bertindak Cepat

Bogor

Meriahkan HUT RI Ke-77, Kecamatan Bojonggede & Tajurhalang Gelar Turnamen Sepak Bola

Bogor

Polres Bogor Amankan 5 Orang Remaja Yang Melakukan Penyerangan di Wilayah Ciseeng Bogor