Kejadian bencana Longsor diakibatkan Dinding Tebing Abrasi Tidak Sanggup Menahan Beban Bangunan Rumah Lestarikan Kebudayaan Sunda, DPRD Kota Bogor Bersinergi Dengan Pemkot Bogor Senator Fachrul Razi Terima Penghargaan Tokoh Nasional Inspiratif 2022 Polsek Parung Bergerak Cepat Amankan 4 Pelajar Terlibat Tawuran GSJA Wilayah VI Kabupaten Pasangkayu Menggelar Ibadah Perayaan Natal

Home / Internasional

Minggu, 13 November 2022 - 20:38 WIB

KTT ASEAN-Australia: Indonesia Ajak Australia Lakukan Kerja Sama Inklusif di Indo-Pasifik

Kamboja, (MGA) – Sebagai mitra wicara pertama yang menjalin Kemitraan Komprehensif Strategis dengan ASEAN, Australia dan ASEAN memiliki peran penting untuk membangun kawasan Indo-Pasifik yang stabil, damai dan sejahtera. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat berbicara pada KTT Ke-2 ASEAN – Australia di Sokha Hotel, Phnom Penh, 12 November 2022.

“ASEAN dan Australia juga memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional. Saya berharap kiranya Australia juga memiliki kesamaan pandangan dengan ASEAN mengenai pentingnya kerja sama yang inklusif. Inklusivitas sangat penting untuk memperkuat strategic trust,” ujar Presiden Jokowi.

BACA JUGA  Akibat Lemahnya Pengawasan Diduga Banyak Proyek Siluman Marak di Kota Depok

Dalam KTT yang dihadiri pemimpin ASEAN dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese tersebut, Presiden Joko Widodo mengemukakan tiga hal fokus kerja sama yang dapat diperkokoh antara ASEAN dan Australia. Yang pertama menurut Presiden, ASEAN dan Australia harus terus menjalin kerja sama konkret dalam konteks Indo-Pasifik.

“Saya yakin ASEAN – Australia dapat segera mengambil beberapa pilot projects dari 4 prioritas kerja sama yang tertera dalam ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. Dalam kaitan itu sebagai Ketua ASEAN tahun depan, Indonesia harapkan partisipasi Australia dalam Indo-Pacific Infrastructure Forum,” kata Presiden.

BACA JUGA  Tiga Hal Fokus Utama Presiden Jokowi Hadapi Tantangan Krisis Ekonomi di ASEAN

Fokus kerja sama yang kedua menurut Presiden Jokowi adalah Australia dapat menjadi jembatan untuk memperkuat komunikasi antara ASEAN dan Pacific Islands Forum (PIF). Indonesia mengusulkan komunikasi antara Sekretariat ASEAN dan PIF bisa mulai terjalin.

“Ketiga, on bilateral note, saya mengajak Australia untuk hadir dan berkontribusi dalam pertemuan Indonesia-Pacific Forum for Development yang utamanya akan memberikan perhatian pada kerja sama ekonomi dan pembangunan di kawasan Pasifik,” ucap Presiden.

BACA JUGA  Massa SPN Geruduk Disnakertrans Kota Bogor, Tuntut Mediasi PHK Sepihak

Di akhir pengantarnya, Presiden Jokowi menggarisbawahi pentingnya ASEAN dan Australia yang memiliki tanggung jawab menjadikan kawasan kita sebagai epicentrum of growth.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT Ke-2 ASEAN – Australia yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Phnom Penh, 12 November 2022

Sumber :
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

SilverSneakers Fitness Program Improves Older Adult’s Physical and Mental Health

Internasional

Dijamu Makan Siang, Puan Ajak Parlemen Korea Kolaborasi Kepemimpinan di Asia

Internasional

Bertemu Puan dan Mega, Presiden Korsel Antusias Dengarkan Kisah Bung Karno

Internasional

Presiden Jokowi: Pemerintah dan Parlemen ASEAN Harus Bersinergi Perkokoh Kesatuan dan Sentralitas ASEAN

Internasional

Presiden Kembali ke Tanah Air Usai Hadiri KTT APEC Thailand

Internasional

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Sekjen PBB

Internasional

PKNU Korea Selatan Siap Anugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa untuk Puan

Internasional

Maroko Panggil Dubes di Tunisia, Putuskan Tak Ikut KTT Ticad ke-8