Seorang Terduga Pelaku Curanmor Tertangkap Warga, Pihak Kepolisian Lakukan Penyidikan Percepat Realisasi APBD Sejak Awal Tahun, Kemendagri Turun Langsung ke Kota Sorong Ketiga kalinya Jasiman Sitorus, S.Kom., MM Terpilih kembali menjadi Ketum Sitorus Bogor Dohot Boruna Worskhop DPC AJWI, Bangun Sinergitas Dengan APWMI Dengan Memberikan Fasilitas Free Premi BPJS Bagi Peserta Pelatihan Llt Bupati Bogor Ingin Optimalkan Keberadaan Hutan Kota Pakansari Untuk Jaga Keseimbangan Ekosistem Lingkungan

Home / Jakarta

Minggu, 18 September 2022 - 23:59 WIB

Munas I Terpilih Rianto Pakpahan Sebagai Ketum Punguan Pomparan Pakpahan Sigodang Pohul

Jakarta – Munyawarah Nasional (Munas) I resmi mengukuhkan Rianto Pakpahan menjadi Ketua Umum Punguan Pomparan Pakpahan Sigodang Pohul (P3SGP) sedunia pada Sabtu (17/9/2022) di Gedung Romauli, Pulo Gebang, Jakarta Timur.

“Pada hari ini tnggal 17 September 2022, saya ketua team 9, M. Felix Pakpahan, melantik bapak Rianto Pakpahan sebagai Ketua Umum Punguan Pomparan Pakpahan Sigodang Pohul periode 2022-2027,saya serahkan Tunggal Panaluan sebagai lambang kepemimpinan,” ketua team 9, M. Felix Pakpahan saat acara deklarasi Punguan Pomparan Pakpahan Sigodang Pohul (P3SGP) sedunia.

Selanjutnya, M. Felix Pakpahan menyerahkan pataka P3SGP sedunia kepada Rianto Pakpahan sambil menghimbau ketua umum terpilihntersebut untuk dikibarkan dipenjuru tanah air.

“Saya serahkan pataka ini dan kibarkan pataka ini ke seluruh wailayah NKRI dan dunia,” lanjut M. Felix Pakpahan penuh semangat.

BACA JUGA  Puan: Aturan Distribusi Pertalite Harus Jamin Subsidi BBM Tepat Sasaran

Sementara Rianto Pakpahan yang telah resmi menjadi Ketua Umum yang disaksikan ratusan warga Pakpahan menyatakan kesiapannya mengemban tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Saya Rianto Pakpahan siap melaksanakan tugas, tanggung jawab dan kewajiban sebagai Ketua Umum Punguan Pomparan Pakpahan Sigodang Pohul dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab serta siap menerima Tunggal Panaluan sebagai lambing kepemimpinan,” jawab Rianto Pakpahan mantap.

Kemudian Rinato Pakpahan turut menyatakan kesanggupannya mengibarkan pataka keseluruh ibu pertiwi dan dunia. “Saya terima pataka ini dan kibarkan pataka ini ke seluruh wilyah NKRI dan dunia,” kata Rianto yang mengenakan pakaian adat Pakpahan tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua team 9 Toga Pakpahan, Mayjen (purn) DR (HC) Sumiharjo Pakpahan, P. H. D. DMS, mengatakan Punguan Pomparan Pakpahan Sigodang Pohul merupakan wadah yang dapat membuat bahagia semua orang.

BACA JUGA  Bertemu Presiden Kenya, Puan Singgung Hubungan Historis yang Dipelopori Bung Karno

“Jadi punguan yang manis yang manis seperti madu,sehingga membuat orang datang berbondong-bondong untuk mencari kebahagian,” kata Sumiharjo.

Dia berharap kepada Ketua Umum Rinto Pakpahan menjadi ketua yang manis,yang diminati semua orang. ”Jadilah madu, sekali lagi selamat kepada Ketua Umum, semoga dengan adanya punguan ini tentunya kita bersiap-siap untuk mendirikan Toga Pakpahan,” jelas mantan Deputi 1 Luar Negeri BIN ini.

Deklarasi Punguan Pomparan Pakpahan Sigodang Pohul bernuansa prosesi adat batak ini dipandu acara oleh Ketua team adat Pakpahan Sigodang Pohul, Paraloan Pakpahan, juga disaksikan oleh Ketua Umum Pakpahan Lumban Bosi sedunia st.Drs Mauliate Pakpahan dan Ketua Umum Pakpahan Hutaraja sejabodetabek Kombes (purn) Panusunan Pakpahan, MH, M.M.

Pakpahan adalah salah satu marga Batak yang berasal dari Suku Samosir. Pakpahan adalah marga yang dipakai oleh keturunan Raja Toga Pakpahan hingga. Marga Pakpahan berasal dari daerah Onan Runggu kemudian menyebar dan membuka kampung (mamukka huta) ke daerah-daerah sekitaran Danau Toba. Kearah barat danau toba menyebar ke daerah Janji raja, Paranginan, Lintong nihuta, Dolok Sanggul, Pakkat hingga ke Sidikalang. Kearah selatan danau toba menyebar ke Uluan, Laguboti, Balige, Siborongborong, Pangaribuan, Pahae, hingga ketanah Angkola. Saat ini marga Pakpahan sudah menyebar hingga keseluruh dunia.

BACA JUGA  Sambut Imlek, Puan Ajak Masyarakat Jaga Harmoni dengan Semangat Persaudaraan

Toga Samosir atau Raja Sonang menikah dengan Soloan boru sitindaon, sehingga mempunyai 4 anak laki-laki yaitu, Toga Gultom, Toga Sidari, Toga Pakpahan, Toga Sitinjak.

Sementara, Raja Toga Pakpahan dengan menikahin paribannya atau putri dari abang ibunya yaitu Boru Sitindaon memiliki 3 anak laki-laki yaitu, Hutaraja, Lumbanbosi, Sigodangpohul.

Sumber: DPP AJWI

Share :

Baca Juga

Jakarta

DR Dwi Seno Wijanarko, SH., MH., CPCLE., CPA., Apresiasi Kinerja Timsus Mabes Polri Yang Membongkar Dugaan Pembunuhan Berencana Tewasnya Brigadir J

Jakarta

IGW Minta Jaksa Agung Segera Bongkar Kasus Korupsi Proyek Bermasalah Telkom Capai 264,9 Miliar

Internasional

Bersama Jokowi, Puan Terima Kedatangan Ketua Parlemen Korsel di Jakarta

Jakarta

SKP Gelar Seminar Bela Negara mengusung tema Dengan Bela Negara Kita Membangun Patriotisme Kader Organisasi

Jakarta

Ibu Iriana dan OASE KIM Kunjungan Kerja ke Provinsi Sumatra Selatan

Jakarta

Ahli Pers Dewan Pers Kamsul Hasan: UKW Bukan Syarat Menjadi Wartawan

Jakarta

Prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bantu Puskesmas Layanani Posyandu Balita

Jakarta

Ferdy Sambo Segera Saja Diperiksa Agar Kasus Tewasnya Brigadir J Terang Benderang