DPR Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Puan: Bagian Komitmen Selamatkan Bumi Sat Reskrim Polres Bogor Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang Berkedok Yayasan Puan Harap Anggota BPK Terpilih Perkuat Pencegahan Kerugian Keuangan Negara H.Irvan Eka Mulyana Rayakan Ulang Tahun Untuk Putri Tercinta Umat Islam Penuhi Lapangan Tegar Beriman Saat Gelaran Tabliqh Akbar Malam Cinta Rasul Menyambut Maulid Rasul

Home / Bogor

Rabu, 7 September 2022 - 09:15 WIB

Pelaku Penyalahgunaan Bahan Bakar Gas (BBG) Bersubsidi di Ungkap Polres Bogor

Pengungkapan terhadap pelaku penyalahgunaan bahan bakar gas dan atau liquified pertoleum gas bersubsidi berhasil di ungkap oleh jajaran Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Bogor pada Selasa (06/09)

Dari pengungkapan yang berhasil dilakukan Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Bogor tersebut, berhasil mengamankan 508 tabung gas 3 Kg dan 172 tabung gas 12 Kg. Para pelaku yang telah
beroperasi selama 3 bulan tersebut meraup keuntungan Rp 90 juta/bulan.

Wakapolres Bogor Kompol Wisnu Perdana Putra dalam konferensi persnya pada Selasa, 6 September 2022 di Mapolres Bogor mengatakan, satu orang tersangka pelaku penyalahgunaan bahan bakar gas bersubsidi di Kecamatan Cileungsi tersebut berhasil diamankan seorang tersangka berinisial RP

BACA JUGA  Danrem Surya Kancana Bogor di Dampingi Dandim 0621 Kab. Bogor Kunjungi Pembangunan Jembatan Rumpin

Pelaku RP adalah pemilik dan pemodal dari aksi pengoplosan tabung gas elpiji 12 Kg dari tabung gas elpiji 3 Kg. Dalam melakukan aksinya tersebut pelaku ini mempekerjakan tiga orang pegawai. Aksi mereka selalu dilakukan tengah malam dan berakhir jelang subuh.

BACA JUGA  BEM-KM UNIDA Berharap Pelaksanaan PKKMB Tidak Ada Lagi Yang Tersakiti

“Pelaku dapat untung Rp90 juta/bulan. Keuntungan ini, karena pelaku membeli gas subsidi 3 Kg di pangkalan dengan harga Rp18 ribu/tabung. Empat tabung gas subsidi di transfusi ke tabung bisnis ukuran 12 Kg. Lalu dijual lagi ke orang Jakarta,” kata Kompol Wisnu Perdana.

RP yang sudah berstatus tersangka, dijerat dengan pasal 55 Undang-Undang nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dan pasal 62 ayat 1 juncto pasal 8 ayat 1 huruf b dan c Undang-Undang nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen serta pasal 32 ayat 2 juncto pasal 30 Undang-Undang nomor 2 Tahun 19 Tahun 1988 tentang metrology legal dengan pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda maksimal Rp 60 milyar.

BACA JUGA  Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Seorang Anak di Cibungbulang di Ungkap Polres Bogor

Sementara itu pihak Kepolisian dari Sat Reskrim Polres Bogor hingga kini masih mengejar tiga orang pelaku lainnya yang sudah masuk DPO dan pembeli yang merupakan warga Jakarta.

Share :

Baca Juga

Bogor

Dua Orang Pelaku Pencurian Handphone, di Ungkap Polsek Cijeruk

Bogor

Polsek Ciawi Amankan Seorang Pelaku Curanmor

Bogor

Kebakaran Rumah di Cibungbulang Akibat Kompor Gas

Bogor

Jelang HUT Polwan ke 74 Polsek Kemang Bagikan Sarapan Pagi

Bogor

Viral Sekelompok Remaja Konvoi kendaraan Sambil Acungkan Sajam, Polsek Parung Polres Bogor Bertindak Cepat

Bogor

Polres Bogor Gelar Silahturahmi ke Ponpes Daarur Rasul

Bogor

DPC AJWI Kab. Bogor Melalui PESANTREN NANGGERANG JALIN KERJASAMA DENGAN UPT DINAS PETERNAKAN

Bogor

AIPBR Kabupaten Bogor Mantapkan Langkah Gelar Deklarasi dan Santunan