Kejadian bencana Longsor diakibatkan Dinding Tebing Abrasi Tidak Sanggup Menahan Beban Bangunan Rumah Lestarikan Kebudayaan Sunda, DPRD Kota Bogor Bersinergi Dengan Pemkot Bogor Senator Fachrul Razi Terima Penghargaan Tokoh Nasional Inspiratif 2022 Polsek Parung Bergerak Cepat Amankan 4 Pelajar Terlibat Tawuran GSJA Wilayah VI Kabupaten Pasangkayu Menggelar Ibadah Perayaan Natal

Home / Bogor

Minggu, 25 September 2022 - 17:58 WIB

Perlu di Pertanyakan Kwalitasnya? Belum Selesai Dibangun, Ruas Betonisasi Jalan Karadenan – Pomad Sudah Retak dan Patah?

Papan Proyek yang di sandarkan di Warung kosong bukan didepan proyek yang sedang berjalan

Bogor – Masih Proses Pengerjaan, baru satu ruas pengecoran selesai dan belum di buka akses jalanan kendaraan ruas betonisasi peningkatan jalan Karadenan – Pomad sudah banyak mengalami keretakan, tentu bisa menjadi pertanyaan publik mengenai kwalitas bahan yang di gunakan?

Proyek yang menelan anggaran senilai Rp.2.975.535.000,00 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor diduga tidak sesuai spek, sehingga mengakibatkan jalan yang baru dibuat itu sudah mengalami retak dan patah.

BACA JUGA  Warga Kampung Kuripan Desa sukadamai Dramaga Gelar Lomba Pawai dan Panjat Pinang

Proyek pengerjaan jalan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor yang dikerjakan oleh CV.Pesona Duta Karya dengan
Konsultan Pengawas : PT.Demensi Ronakon di ruas Jalan Pomad Kaum Pandak Karadenan, Cibinong Kabupaten Bogor itu diduga kuat menyalahi spek lantaran banyak yang retak-retak dan patah sebagai terlihat dari gambar yang diambil awak media pada Jum’at (23/9/2022)

Sementara itu, Arif sebagai pengawas yang ada di lapangan saat proses Pengecoran di konfirmasi terkait pekerjaan yang banyak retak merespon santai awak media.
“Sudah di sampaikan, dan akan di cek” jawabnya dengan singkat.

BACA JUGA  Sambut HUT, KORPRI TNI Prov. Kalbar Gelar Aksi Kemanusiaan

Hal yang memiluhkan lagi saat pengecoran justru tidak tampak penerangan, lampu baru menyalah itupun ambil dari warung orang yang kosong tanpa seijin pemilik.

Arif yang saat ini berada di lokasi pengecoran dikonfirmasi dan ditanya awak media apakah boleh menggunakan listrik orang lain untuk kepentingan proyek tanpa ijin, dengan enteng menjawab “nanti kita temui orangnya”jawab Arif.

Pemilik warung berinisal A saat di konfirmasi awak media apakah pengerja proyek jalan datang minta ijin? Jawabnya tidak ada yang datang meminta ijin.

BACA JUGA  Tim Kemendagri Ke Kota Makassar, Monev dan Asistensi Realisasi APBD, Penganggaran Penanganan Inflasi Daerah

Perlu diketahui bahwa nilai proyek yang terterah pada papan proyek sebagai mana terpantau awak media papan proyek hanya dipasang sandaran di warung yang kosong bukan di depan proyek jalan yang jauh dari pandangan masyarakat umum.

No & Tanggal SPMK 620/A.114.08.0042/Ting-Jln/PPJJ.1/SPMK/DPUPR, Tanggal 17 Juni 2022 dengan Pagu anggaran senilai Rp 2.975.535.000,00 dengan
Penyedia proyek : CV.Pesona Duta Karya, Konsultan Pengawas : Demensia Ronakon.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak yang dapat dimintai keterangan. (Red)

Share :

Baca Juga

Bogor

Latihan Kepemimpinan Karang Taruna Tingkat II LKKT Kabupaten Bogor

Bogor

Viral Video Sejumlah Remaja Lakukan Aksi Tawuran, Polsek Cibinong Langsung Lakukan Penyelidikan

Bogor

H.Irvan Eka Mulyana Rayakan Ulang Tahun Untuk Putri Tercinta

Bogor

Kampung Curug dan Gunung Batu Desa Bojong Koneng Alami Bencana Pergeseran Tanah

Bogor

POLRES BOGOR KERJASAMA DENGAN SEMUA SUPORTER SEPAKBOLA LIGA 1 UNTUK MENJADIKAN BOGOR AMAN DAN KONDUSIF PELAKS LIGA 1

Bogor

Tanah Longsor Akibatkan Satu Rumah Warga Alami Kerusakan di Citereup Bogor

Bogor

Polsek Babakan Madang Lakukan Pencarian Warga Yang Hanyut di Aliran Sungai Cigede

Bogor

Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Polres Bogor Gelar Penyelidikan