Sat Reskrim Polres Bogor Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang Berkedok Yayasan Puan Harap Anggota BPK Terpilih Perkuat Pencegahan Kerugian Keuangan Negara H.Irvan Eka Mulyana Rayakan Ulang Tahun Untuk Putri Tercinta Umat Islam Penuhi Lapangan Tegar Beriman Saat Gelaran Tabliqh Akbar Malam Cinta Rasul Menyambut Maulid Rasul Perlu di Pertanyakan Kwalitasnya? Belum Selesai Dibangun, Ruas Betonisasi Jalan Karadenan – Pomad Sudah Retak dan Patah?

Home / Nasional

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 06:00 WIB

Puan Dukung Sikap Tegas Kapolri yang Siap Copot Petinggi Polri Bila Terlibat Judi Online

Jakarta, Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait praktik ilegal seperti judi online hingga peredaran narkoba. Kapolri berjanji akan mencopot jajarannya apabila terbukti membekingi setiap tindakan penyakit masyarakat (pekat).

“DPR RI mendukung upaya tegas yang dilakukan Kapolri terkait praktik-praktik ilegal, termasuk bila terjadi di tubuh Polri sendiri,” kata Puan, Jumat (19/8/2022).

Wanti-wanti dari Kapolri muncul menyusul adanya isu Konsorsium 303 yang diduga membekingi berbagai bisnis ilegal, salah satunya perjudian. Konsorsium ini disebut dipimpin oleh petinggi Polri.

BACA JUGA  Tim Kemendagri Turun ke Maluku Utara, Daerah Sepakati Percepat Realisasi APBD

“Kami juga mengapresiasi Polri melalui Bareskrim yang langsung mendalami informasi terkait dugaan adanya petinggi Polri yang terlibat dalam berbagai kasus kejahatan, baik itu judi online hingga peredaran narkoba,” ucap Puan.

Dalam pesannya, Kapolri menegaskan tidak akan ragu mencopot pejabat polisi apabila terlibat dengan tindak pidana ilegal, mulai dari peredaran narkotika, perjudian baik konvensional ataupun online, pungutan liar (pungli), ilegal minning, penyalahgunaan BBM dan LPG, sikap arogan, hingga adanya keberpihakan anggota dalam menangani permasalahan hukum di masyarakat.

BACA JUGA  Kebakaran Rumah di Cibungbulang Akibat Kompor Gas

Menurut Puan, ketegasan dari Kapolri dibutuhkan untuk menumbuhkan kepercayaan rakyat. Sesuai UU Nomor 2 Tahun 2002, Polri bertugas di antaranya untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi apabila pengayom masyarakat justru memberikan ruang yang merugikan rakyat, sudah sewajarnya mendapat hukuman berat,” sambung Puan.

Mantan Menko PMK ini memastikan DPR akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja Polri. Puan pun menyebut DPR akan ikut mengawal isu terkait Konsorsium 303 karena telah menyita perhatian besar masyarakat.

BACA JUGA  KABINTALJARAHDAM XIV/HSN SAMBANGI PESANTREN NURUL FALAH ENREKANG GELAR KAMPANYE KREATIF WERVING SUMBER SANTRI

“Sebagai lembaga perwakilan rakyat, kami mendorong Polri untuk bekerja secara profesional,” tegasnya.

Puan juga menuntut Polri untuk transparan dalam setiap pengusutan kasus. Ia mengingatkan agar Polri terus meningkatkan perlindungan kepada warga negara.

“Kita tidak ingin kepercayaan masyarakat kepada Polri menurun. Pastikan Polri bekerja untuk memberikan pengabdian yang sebaik-baiknya kepada rakyat,” tutup Puan.(red)

Share :

Baca Juga

Nasional

Sertifikasi Sistem Manajemen Kualitas ISO 9001:2015, PDIP yang Pertama di Asia

Nasional

PDIP Kirim Data Sipol ke KPU Secara Online, Tunjukkan Komitmen Hadapi Pemilu 2024

Nasional

Dirjen Bina Bangda Dorong Pemprov NTT Lakukan Pengembangan Dan Maintainance Destinasi Wisata Labuan Bajo

Nasional

PDIP Jadi yang Pertama Daftar Pemilu 2024, Begini Alasannya

Nasional

Suksesnya Pameran Kendaraan Listrik PEVS 2022 ” Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta Berikan Apresiasi

Nasional

Puan: Masifkan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat Soal Cacar Monyet

Nasional

Bertemu Para Pimpinan Lembaga Negara, Presiden Jokowi Bahas Krisis Global

Nasional

PDIP akan Gelar Peringatan Bung Hatta di Bulan Agustus, Ingatkan Pemikiran Sejumlah Tokoh Nasional