Kejadian bencana Longsor diakibatkan Dinding Tebing Abrasi Tidak Sanggup Menahan Beban Bangunan Rumah Lestarikan Kebudayaan Sunda, DPRD Kota Bogor Bersinergi Dengan Pemkot Bogor Senator Fachrul Razi Terima Penghargaan Tokoh Nasional Inspiratif 2022 Polsek Parung Bergerak Cepat Amankan 4 Pelajar Terlibat Tawuran GSJA Wilayah VI Kabupaten Pasangkayu Menggelar Ibadah Perayaan Natal

Home / Jeneponto

Jumat, 28 Oktober 2022 - 16:24 WIB

Wartawan Tertindas lagi: Diduga PNS Disdukcapil Jeneponto Sulsel Lakukan Pengeroyokan terhadap Wartawan

Jeneponto, Ajwinews.co.id – Aksi kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi di Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan. Dimana dugaan tindakan pengeroyokan dilakukan usai Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil marah-marah sehingga beberapa orang berpakaian PNS  diduga melakukan tindakan pengeroyokan kepada wartawan di depan kantor Disdukcapil Jeneponto. Jumat (28/10/22)

Korban pengeroyokan bernama Agung Setiawan (21) mengatakan bahwa dirinya ingin lakukan wawancara kepada kadis Disdukcapil Jeneponto terkait adanya keluhan masyarakat tentang layanan administrasi kependudukan tapi respon kadis kepada saya sebagai wartawan terkesan tak bersahabat sebab kadis langsung saja marah-marah kepada saya.

BACA JUGA  Tantangan dan Peran Wartawan Media Kristen Dalam Mewujudkan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

” Padahal sayakan hanya konfirmasi kebenaran nya tapi kadis langsung marah-marah, padahal saya baru pertamakali masuk di Kantor Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Jeneponto untuk melakukan wawancara. Saya bahkan sempat diusir karena melihat gelagat tak baik, saya memutuskan untuk keluar dari kantor Capil akan tetapi pada saat saya sudah berada di halaman kantor Disdukcapil tiba-tiba ada beberapa oknum PNS mendatangi saya, tanpa banyak bicara langsung mengeroyok, bahkan diantara mereka ada yang bertanya battu kemaeko parasanganmu (dari mana asalmu_red) sambil melayang kan tinju kemuka saya, “. ujar Agung yang merupakan wartawan Mata Publik.

BACA JUGA  Para Pelajar Yang di Amankan Polsek Cileungsi Akibat Akan Gelar Aksi Tawuran di Serahkan Kepada Orang Tuanya

Atas peristiwa pengeroyokan tersebut, pihak redaksi menugaskan untuk segera melaporkan oknum Pegawai yang berlagak ‘preman’ tersebut di Polres Jeneponto untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai perundang-undangan.

Ketua Forum Jurnalis Investigasi (Forji), Ismail mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aknum pegawai negeri sipil (PNS) terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

BACA JUGA  Launching Samisade Di Desa Neglasari Kecamatan Dramaga Dalam Membangun Infrastruktur Desa

” Kami meminta apara penegak hukum untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan agar di proses hukum sesuai dengan peraturan perundangan-undangan di republik Indonesia dan meminta kepada bupati Jeneponto mencopot jabatan bawahannya apa bila mereka terbukti melakukan tindak kekerasan kepada wartawan” Tegas Ismail.

Kontributor : Muhammad Arifin Rahim

Share :